Iklan Semua Halaman

Jokowi Masih Enggan Terbitkan Perppu KPK

KabarKorupsi.Com
Senin, 04 November 2019
Juru Biacara KPK Febri Diansyah. 

JAKARTA, KabarKOrupsi.Com - Harapan publik agar Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang atau Perppu untuk mementahkan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil revisi hampir sirna. Menanggapi hal itu, Juru Biacara KPK Febri Diansyah, mengaku pihaknya sudah pasrah.

"Diterbitkan atau tidak diterbitkannya Perppu itu menjadi domain dari Presiden karena itu kewenangan dari Presiden. Jadi terserah pada presiden," kata Febri dengan pasrah saat ditemui di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Jumat (01/11/2019) seperti dilansir Liputan6.

Menurut Febri, KPK sudah cukup konsen dengan menyampaikan pemikirannya kepada Presiden Jokowi terkait Perppu KPK. Kendati hasilnya belum sesuai harapan, KPK bertekad akan terus maju.

"Saat ini fokus KPK adalah meminimalisir efek kerusakan atau pelemahan yang terjadi di pasca revisi undang-undang dilakukan. Itu yang kami kerjakan setiap hari melalui tim transisi," jelas Febri.

Presiden Jokowi sebelumnya beralasan tidak diterbitkannya Perppu KPK lantara masih ada proses persidangan di Mahkamah Konstitusi terkait UU no.19 tahun 2019 tentang KPK.

"Masih ada proses uji materi di Mahkamah Konstitusi (MK). Kita harus menghargai proses-proses seperti itu. Jangan ada orang yang masih berproses, uji materi, kemudian langsung ditimpa keputusan lain. Saya kira kita harus tahu sopan santun dalam bertata negara," kata Jokowi di kompleks Istana, Jumat (01/11/2019).

Editor: Redaksi


Baca Juga